Selama ini, aku kira semua lelaki itu sama..
sama2 menyebalkan, menjengkelkan, sama2 anjingnya, sama2 brengseknya...
sampai suatu saat aku bertemu dengan kamu..
Lelaki yang tersenyum malu di balik stik billiard waktu itu, lelaki yang selalu mengerutkan dahinya saat membuka mulutnya untuk memasukkan makanan, lelaki yang menghargai aku sepenuhnya, mengerti semua tentang aku, dan dengan sabarnya mengajariku arti "bersabar dan merendahkan diri".
Kamu juga manusia, pernah berbuat salah, jarang on time, jarang mandi, jarang cuci muka, jarang ganti baju, jarang mau diajakin ke mall, ga pernah mau nonton film animasi, tapi, anggap kita hitam dan putih, air dan api, beda pun, aku ga akan pernah peduli :d
"Aku tidak akan sempurna,
bila hidupku tanpa cinta, apalagi tanpa dirimu..
Bisa beku nanti jantungku.."
Anggap aku ini sambel kamu terasinya, kamu rokok aku api nya, aku gula, kamu kopi nya..
aq tanpa kamu itu hambar, begitu juga kamu tanpa aku..
kita sama sama saling butuh kan?
bukan aq tanpamu butiran debu~ aq tetep aku. tapi aku hambar tanpa kamu. :)
No comments:
Post a Comment